Iya…

Kita di uji di tempat terlemah kita. Kalau bukan pada kelemahan mungkin sangat mudah kita lalui. tapi…disanalah letak ‘ kesabaran ‘itu teruji. Dan tentu, gak sedikit yang gagal. Karena Alloh hanya ingin benar2x melihat kita, hambaNya benar2x atau bersungguh atas apa yang kita niatkan, SurgaNya dan pertemuan denganNya.

Pun dengan diri ini….ujian menghadapi anak ternyata amat luar biasa bagiku. Dan sering kali aku gagal, ya gagal teman. Betapa tidak, saat ke luar biasaan mereka muncul dan membuat prahara di rumah dan dimana saja mereka mau. seketika emosiku naik, dan spontan kemarahan yang keluar. entah itu teriak, atau cubit ( duh….aku sedih ingat ini ). Padahal ku tahu ‘La taghdhob’ ( jangan marah ). Tapi itulah betapa beratnya ujian kesabaran ini kurasa, dan memang ditempat inilah aku sering di uji. Dari itu, aku merasa sangat punya ‘ prestasi ‘ jika aku berhasil menundukkan emosiku ini. Dan rasa puas dan amazing yang luar biasa saat aku bisa melakukannya.

Ya… begitulah adanya….

Hingga aku terus bermohon padaNya, kelapangan hati, kesabaran, keikhlasan, kelembutan dan hati yang fun…untuk menghadapi 2 buah hatiku. Ini rizkiNya yang selalu ku harap.

Proses ini masih kujalani dan tetap kujalani. Dan teman2x sendiri, bagaimana mengendalikan diri saat emosi pada anak memuncak ? mungkin bisa menasehatiku…I just wanna be a good mom…try…try…and try !