Ret,

Pernah gak menghisab atau mikirin tentang kentut2x kita selama ini ?

Atau tentang banyaknya kotoran yang selalu kita kasih ke toilet.

mmm….gak tuh, what for ?

Saya gak pernah juga sih. Abis keluar, enak perutku, sudah.

Iya …coba deh ret kita pikir, begitu banyak amalan perut yang keluar kita gak pernah pikirin, gak pernah sibuk ngitung sudah berapa banyak dia keluar, gak pernah juga kita kentut ada hasrat ingin dilihat orang malah jangan orang tahu, malukan kalau kebauan.atau kita merasa berat sekali jika mau kentut. Kita sangat happy kalau kentut, rasa enak, setelah itu kita lupakan dia.

 

Oret2x…

Mungkin seharusnya….Begitulah IKHLAS

Amal yang telah berlalu, yang telah kita lakukan tidak kita pikirkan.Lalu seenak dan semringan buang anginlah seharusnya kita beramal sholeh, tanpa mikir atau tersirat mau gaya2xan, mau diliatin, atau mungkin berat melakukannya, takut melakukannya. Sama halnya kita tak berat, tak ada beban dan tak peduli pengakuan orang lain akan kentut kita .karena kentut gak perlu pengakuan orang lain. Ringan…..ringan sekali.

 

IKHLAS….

Memang bukan kentut

Hanya perumpamaan saja betapa ringan, keharusan untuk dikeluarkan, dan lepas tak berjejak saat ia sudah ditunaikan.

 

Enaknya dunia dengan ikhlas

Seenak perutku ngeluarin angin.

Tak keluar bikin sakit perutku

Setelah keluar tak kupikirkan dia.

Oh….nyamannya dunia bersamamu IKHLAS

Tak dikeluarkan bikin hidup susah

Sudah keluar bersama amal lapang hidup dirasa

Ini karunia, rezki yang luar biasa besarnya..

Patutlah bersyukur sesiapa yg telah merasakan atau yang terus berproses meraih ikhlas.

 

Alhamdulillah Ya Rabb..’ala nikmatillah