Teko hanya menuangkan apa yang didalamnya. Jika diisi air teh akan keluar air teh, jika diisi air putih bersih yang keluarpun demikian adanya.

Demikianlah gambaran diri kita, perilaku dan lisan kita hanyalah isi yang tertuang dari kondisi hati kita.

 

Lama kurenungkan nasehat ini,

Sederhana, namun dalam kurasa. Ya, tak perlu repot sesungguhnya aku melihat diriku sendiri. Cukuplah kulihat akhlak pekertiku dan lisan ini. Sesungguhnya apa yang aku ucapkan dan apa yang aku lakukan itulah sesungguhnya kondisi hatiku. Benarlah apa yang dikatakan Sang Rasul saw. ’ sesungguhnya ada segumpal daging dalam dirimu, jika ia baik maka baik pulalah semuanya ’.

 

Iya….cukup 1 itu saja yang baik, terjaga, lurus, maka seluruh anggota tubuhku ini akan sama baiknya.

Sesungguhnya Alloh berikan indikator tentang kondisi kita ada pada diri kita sendiri. Sesungguhnya tak perlu repot mencari-carinya ke luar diri kita. Alloh sudah sediakan itu untuk kita. Tinggal, keinginan diri untuk merenunginya, memikirkannya saja yang harus terus  digerakkan.

 

Ya Rabb…berilah kekuatan pada diri ini untuk senantiasa memperbaiki hatinya. Hanya kemurahanMu yang membuat semuanya menjadi nyata, hanya ke RahimanMu hati ini bisa menjadi lembut dan menjadi Qalbun saliim…

Amin Ya Rabb…

 

Allah Almusta’an